Home Video Editing : Handycam Sebagai VTR dan External Monitoring

View previous topic View next topic Go down

Home Video Editing : Handycam Sebagai VTR dan External Monitoring

Post  Admin on Mon Mar 15, 2010 2:40 am



Salah satu kebutuhan esensial di video editing, terutama untuk produksi yang masih berbasis kaset MiniDV, adalah kebutuhan VTR untuk melakukan capture serta untuk membuat master hasil editing untuk berbagai keperluan, dikirim ke stasiun TV, dokumentasi atau diserahkan ke klien. Memang ada kalanya penyerahan materi dalam format DVD masih diterima, namun ada kalanya juga kualitasnya kurang baik dan klien meminta format yang lebih baik. Bisa juga menyerahkan file AVI nya dalam format DVD data. Tapi kalau durasi programnya melebihi 20 menit, juga nggak muat dalam 1 keping DVD 4,7 GB. Sebab dalam format PAL DV, perjamnya sudah memakan kira2 12GB. Satu-satunya jalan memang dengan menggunakan kaset MiniDV.

Meskipun sebenarnya sudah banyak yang tahu dan menggunakan, namun ternyata masih banyak juga rekan-rekan yang belum sadar kalau sesungguhnya handycam atau kamera apapun yg memiliki konektifitas firewire dapat difungsikan lebih dari sekedar alat pengambil gambar. Sebab koneksi firewire sendiri adalah model koneksi yang bersifat 2 arah, jadi bisa in dan bisa juga out. Artinya, selain bisa mentransfer gambar dari kamera ke komputer ( capture ), bisa juga sebaliknya dari komputer ke kamera/kaset ( Print to tape ). Nah..dalam mode kedua ini, jika pada video out kamera disambungkan ke external monitoring seperti TV atau bahkan broadcast monitor, kita bisa menggunakannya sebagai editing monitor secara real time, sepanjang kita menggunakan software editing yang mampu melakukannya. Cukup sambungkan kamera dan komputer dengan kabel firewire, dan konfigurasikan external devicenya pada DV device ( akan berbeda2 dalam masing2 software ).

Dari pengalaman penulis, metode ini berjalan dengan mulus pada Adobe Premiere mulai dari versi 6.0 sampai CS4, Final Cut Pro 4.0 sampai 6.0, dan pada Vegas Movie Studio. Saya belum pernah nyoba pada Pinnacle atau yang lainnya, namun tidak ada salahnya dicoba. Paling tidak bisa dipakai untuk anda melakukan proses editing dengan lebih nyaman jika kebetulan monitor komputer anda masih 15” atau lebih kecil. Kalau sudah make 19” keatas kadang nggak merasa perlu sih..karena toh jendela preview di monitor juga sudah cukup besar. Nggak perlu melotot untuk melihat detailnya.

Untuk keperluan print to tape juga cukup mudah. Biasanya pada software editing sudah ada option untuk print to tape ke device yg dipilih, dalam hal ini DV Device. Tinggal klik print to tape, maka hasil editing di timeline akan terekam berikut audionya ke kamera. Beres…

Jangan Sering-sering…
Meskipun bisa dilakukan, namun bukan berarti direkomendasikan untuk digunakan sering-sering. Kenapa begitu ? Sebab motor dan head pada kamera mempunyai sifat sedikit berbeda dengan pada VTR normal. Motor pada kamera didesain untuk penggunaan maju ( forward ). Bukan maju mundur..biasanya dalam proses capture dan print to tape sering melakukan jog shuttle dan rewind untuk mencari video yang dimaksud atau space yang kosong untuk merekam. Inilah yang membuat motor head relatif mudah rusak. Meskipun demikian daya tahan beberapa brand yang berbeda juga mempengaruhi kemampuan untuk maju mundur ini. Ibaratnya mobil deh…memang bisa maju mundur..tapi coba anda jalan munduurrr terus atau maju munduurr terus…dijamin gearboksnya cepat jebol. Hal yang sama berlaku pada kamera anda.

Happy Ngedit !!

Admin
Admin

Posts : 13
Join date : 2009-08-15
Age : 43
Location : Jakarta

View user profile http://jpmc.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum